Heboh! Obat Molnupiravir Diklaim Cegah Risiko Kematian akibat Covid-19

Muhammad Sukardi
Kasus meninggal akibat Covid-19 . (Foto: Ilustrasi/Ist)

Dari 775 pasien yang terlibat, mereka memiliki kondisi ringan hingga sedang yang terkonfirmasi positif. Gejala mereka tidak lebih dari 5 hari.

"Semua pasien setidaknya memiliki satu faktor risiko yang terkait dengan kondisi perburukan, seperti obesitas atau lansia," terang laporan tersebut.

Di sisi lain, obat setara dengan Molnupiravir dilaporkan memiliki efek kecacatan lahir dalam penelitian pada hewan. Sedangkan Molnupiravir, Merck memastikan, tidak memengaruhi DNA mamalia sama sekali, termasuk pada manusia.

"Pil Molnupiravir ini tidak mampu mendorong perubahan genetik pada sel manusia, tetapi pria yang terdaftar dalam uji cobanya harus berpantang hubungan seksual atau setuju menggunakan kontrasepsi selama uji coba dilakukan. Pada wanita, penggunaan obat tidak menghambat kehamilan dan mereka juga diminta menggunakan alat kontrasepsi," terang Merck.

Merck mengatakan, pengurutan virus yang dilakukan sejauh ini menunjukkan bahwa Molnupiravir efektif terhadap semua varian Covid-19 termasuk Delta yang sangat mudah menular.

Editor : Elvira Anna
Artikel Terkait
16 hari lalu

Mantan Bintang Arsenal Terancam 5 Tahun Penjara Gegara Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu

20 hari lalu

Kasus Influenza A Mulai Meningkat, Lebih Bahaya dari Covid-19?

4 bulan lalu

Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19

4 bulan lalu

KUR BRI Bantu Warung Asep Bangkit Lagi, Jadi Penyelamat saat Usaha Terpuruk

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal