JAKARTA, iNews.id - Kasus Influenza A menjadi perhatian, terutama bagi orang tua yang memiliki anak balita atau masih kecil. Meski kasus di Indonesia saat ini belum menunjukkan lonjakan signifikan, masyarakat tetap diminta waspada karena virus tersebut memiliki daya tular tinggi dan kemampuan bermutasi dengan cepat.
Anggota Unit Kerja Koordinasi (UKK) Infeksi Penyakit Tropik Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Prof DR dr Anggraini Alam, Sp.A, Subsp. IPT(K), menjelaskan virus influenza memiliki struktur permukaan yang dikelilingi tonjolan berupa hemaglutinin dan neuraminidase.
Kedua elemen tersebut berperan dalam membantu virus menempel pada sel tubuh sekaligus berkaitan dengan proses perubahan atau mutasi virus.
Dari sejumlah tipe virus influenza yang beredar, tipe A dan B merupakan yang paling sering menginfeksi manusia. Sementara itu, Influenza A dengan subtipe H1N1 dan H3N2 menjadi tipe yang banyak ditemukan dalam sirkulasi.
Prof Anggraini mengatakan Influenza A perlu mendapat perhatian karena memiliki kemampuan bermutasi dengan cepat. Perubahan tersebut tidak hanya terjadi pada virus yang menginfeksi manusia, tetapi juga berkaitan dengan virus influenza pada hewan.