Selain itu, penderita dapat mengalami sakit tenggorokan, hidung berair hingga hidung tersumbat. Pada anak kecil, muntah atau diare juga dapat terjadi.
"Tidak semua influenza harus demam, tetapi demam jauh lebih umum dibanding common cold," katanya.
Meski memiliki sejumlah gejala khas, dr. Ardi mengingatkan gejala saja tidak cukup untuk memastikan seseorang terinfeksi Influenza A. Pemeriksaan seperti PCR diperlukan untuk memastikan penyebab infeksi karena gejala influenza dapat menyerupai infeksi virus pernapasan lainnya.
"Tapi ingat, gejala saja tidak selalu memastikan penyebabnya butuh PCR. Influenza dan virus pernapasan lain bisa sangat mirip," ujarnya.
Influenza A juga mudah menular melalui partikel pernapasan ketika orang yang terinfeksi batuk, bersin atau berbicara. Penularan bahkan dapat terjadi sejak awal infeksi, sebelum seseorang menyadari dirinya sedang sakit.