Ini yang Terjadi saat Ketindihan, Otak Sudah Bangun tapi Tubuh Tak Bisa Gerak

Niko Prayoga
Ini yang terjadi saat ketindihan, ketika otak sudah bangun tetapi tubuh tidak bisa bergerak. (Foto: Ilustrasi AI)

JAKARTA, iNews.id - Ini yang terjadi saat ketindihan, ketika otak sudah bangun tetapi tubuh tidak bisa bergerak. Kondisi yang dikenal secara medis sebagai sleep paralysis ini kerap membuat seseorang panik karena sadar sepenuhnya, tetapi tidak mampu menggerakkan tubuh.

Fenomena erep-erep atau ketindihan masih sering dikaitkan dengan hal mistis di tengah masyarakat. Padahal, kondisi tersebut memiliki penjelasan medis dan berkaitan dengan mekanisme tubuh ketika seseorang berada dalam tahapan tidur tertentu.

Dokter sekaligus influencer kesehatan, dr Cecep Hermawan, menjelaskan ketindihan terjadi akibat adanya ketidakselarasan sementara antara kesadaran dan kendali otot.

"Bukan roh jahat yang dudukin dada kalian pas ketindihan. Itu otot yang lagi gak mau nurut sama otak," kata dr Cecep melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, dikutip Sabtu (8/8/2026).

Dia menjelaskan, sleep paralysis berkaitan erat dengan fase Rapid Eye Movement (REM). Fase tersebut merupakan salah satu tahapan tidur ketika seseorang paling sering mengalami mimpi.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
23 jam lalu

Tidur Kurang 6 Jam Ganggu Jaga Berat Badan, Ini Faktanya

6 hari lalu

Bangun Tidur Malah Pusing dan Linglung? Bisa Jadi karena Kebiasaan Ini

6 hari lalu

Sering Matikan Alarm Lalu Tidur Lagi? Dokter Ungkap Dampaknya bagi Tubuh

8 hari lalu

Hidung Mampet Bikin Susah Bernapas? Coba Gerakan Sederhana Ini Sebelum Tidur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal