"Solusi lengkap, pas lagi kejadian gerakin mata dulu, terus goyang jari kaki pelan-pelan. Dari survei ribuan orang yang ngalamin, goyang jari kaki dilaporin berhasil sekitar 64 persen, sementara yang maksa gerak sekuat tenaga cuma sekitar 30 persen. Jadi makin dilawan, makin susah lepasnya," beber dr Cecep.
Selain mencoba gerakan kecil, mengatur napas juga dapat membantu seseorang tetap tenang ketika mengalami ketindihan.
"Nafas jangan diabaikan. Fokus ke nafas malah jadi strategi dengan rating keberhasilan paling tinggi (sekitar 62 persen), tapi justru paling jarang kepikiran orang," ujarnya.
Cara Mencegah Ketindihan Berulang
Selain mengatasi ketika sleep paralysis terjadi, pola tidur juga perlu diperhatikan untuk membantu mengurangi kemungkinan ketindihan berulang.
dr Cecep menyarankan masyarakat menjaga keteraturan waktu tidur dan menghindari kondisi kurang tidur. Posisi tidur juga dapat diperhatikan, terutama bagi orang yang sering mengalami ketindihan.
"Coba tidur miring, jangan telentang. Ini yang paling banyak dilaporin ngebantu buat nyegah. Tidur teratur, jangan sampe kurang tidur. Ketindihan makin sering muncul kalau jam tidur kita berantakan," pungkas dr. Cecep.