Jadi Tantangan Kesehatan, Dunia Butuh Langkah Konkret Atasi Dampak Merokok

Dani M Dahwilani
Epidemi merokok masih menjadi tantangan kesehatan global di berbagai negara termasuk Indonesia. (Foto: Ilustrasi AI)

Ruth Bonita adalah seorang akademisi kesehatan publik asal Australia-Selandia Baru yang merupakan profesor emeritus di Universitas Auckland. Sebelumnya, dia dianugerahi gelar Officer of the New Zealand Order of Merit atas jasanya di bidang kedokteran.

Sementara Robert Beaglehole adalah seorang dokter kesehatan masyarakat, ahli epidemiologi, dan mantan direktur di Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) asal Selandia Baru.

Bonita dan Beaglehole berpendapat bahwa kebijakan pengendalian tembakau perlu beradaptasi dengan perkembangan bukti ilmiah dalam satu dekade terakhir. Makin banyak penelitian yang menunjukkan bahwa produk nikotin tanpa pembakaran memiliki risiko kesehatan lebih rendah serta berpotensi membantu perokok dewasa beralih dari kebiasaan merokok.

Perkembangan bukti ilmiah tersebut dinilai membuka peluang bagi pendekatan THR untuk menjadi bagian penting dalam strategi mempercepat berakhirnya epidemi merokok.

“Lanskap kebijakan telah mengalami perubahan. Produk nikotin bebas asap saat ini telah digunakan oleh jutaan orang di berbagai belahan dunia. Bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa produk tersebut memiliki tingkat risiko yang lebih rendah dibandingkan rokok bagi orang dewasa, sekaligus berperan dalam mendukung transisi dari penggunaan produk tembakau, kini jauh lebih kuat dibandingkan sepuluh tahun yang lalu," tulis para penulis.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
4 hari lalu

Nikotin Bikin Ketergantungan, Benarkah Jadi Penyebab Utama Kanker? Begini Kata Ahli

31 hari lalu

5 Fakta Mengapa Banyak Orang Gagal Berhenti Merokok, Nomor 3 karena Zat Ini

31 hari lalu

7 Tips Berhenti Merokok agar Tak Gagal Lagi, Dokter: Tak Cukup Modal Niat

1 bulan lalu

Berkali-kali Gagal Berhenti Merokok? Dokter Ungkap Ini Penyebabnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal