Pada kondisi ini, masyarakat dianjurkan memperbanyak minum air putih dan beristirahat cukup. Kondisi tubuh juga perlu dipantau untuk memastikan gejala tidak berkembang menjadi lebih berat.
"Hijau, kalau batuk ringan-ringan saja dan tenggorokan rasanya gatal, kalian tinggal di rumah. Minum air yang banyak, kemudian istirahat yang cukup, lihat selama tiga hari. Kalau kondisinya memburuk, segera pergi ke Puskesmas," jelas Budi.
Meski demikian, masyarakat tetap perlu mengurangi paparan asap dengan berada di dalam ruangan yang udaranya lebih bersih. Gunakan masker yang sesuai saat harus beraktivitas di luar ruangan dan hindari kegiatan berat di tengah pencemaran udara.
Indikator kuning menjadi tanda bahwa masyarakat perlu segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan. Gejala yang perlu diwaspadai antara lain sesak napas ketika beraktivitas dan mata terasa perih akibat paparan asap.
Kelompok rentan, seperti lanjut usia (lansia), ibu hamil, dan balita, juga perlu mendapatkan perhatian khusus. Mereka dianjurkan segera memeriksakan diri meskipun gejala yang muncul terlihat ringan.