Jangan Anggap Sepele! 3 Gejala akibat Asap Karhutla Ini Bisa Jadi Tanda Bahaya

Niko Prayoga
Asap karhutla terbukti berbahaya bagi kesehatan. (Foto: iNews).

Gejala tersebut tidak boleh dianggap sebagai keluhan biasa akibat asap. Menunda pemeriksaan dapat meningkatkan risiko kondisi kesehatan semakin memburuk.

"Merah, kalau sesak napas berat dalam kondisi diam, kemudian bibir kalian biru, atau juga mulai terasa nyeri dada, harus langsung pergi ke IGD rumah sakit," ungkap Budi.

Jika mengalami gejala tersebut, jangan menunggu sampai kondisi membaik dengan sendirinya. Segera cari pertolongan medis darurat.

Melalui panduan tiga indikator ini, Budi mengingatkan masyarakat agar memahami langkah penanganan yang sesuai dengan gejala masing-masing.

"Apa pun kondisinya hijau, kuning, merah Anda tahu apa yang harus dilakukan dan segera datang ke Puskesmas atau IGD rumah sakit," pungkasnya.

Masyarakat juga perlu membatasi aktivitas di luar ruangan saat kabut asap pekat, menghindari sumber asap, dan mengupayakan udara dalam ruangan tetap bersih. Jika muncul gejala yang mengarah pada kondisi darurat, jangan menunda pertolongan medis.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
5 jam lalu

Klarifikasi Lengkap Menkes Budi soal Tuduhan Pakai Tabung Oksigen gegara Tak Kuat Asap Karhutla 

7 jam lalu

AHY Tegaskan Pelaku Karhutla Harus Diadili: Jangan Biarkan Kerusakan, Bumi Kita hanya Satu

7 jam lalu

BNPB: 17.942 Hektare Karhutla Belum Padam, Kalteng Prioritas Penanganan

5 jam lalu

Kanker Payudara Tak Selalu Menimbulkan Nyeri, Waspadai 3 Perubahan Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal