JAKARTA, iNews.id – Tren penggunaan obat alergicetirizine untuk mendapatkan efek Miss V lebih kencang tengah menjadi perhatian otoritas kesehatan Kenya.
Praktik yang beredar melalui media sosial ini dilakukan dengan cara memasukkan tablet cetirizine langsung ke dalam Miss V. Padahal, obat tersebut tidak diperuntukkan bagi penggunaan organ intim perempuan.
Pharmacy and Poisons Board (PPB), lembaga regulator obat-obatan di Kenya, mengeluarkan peringatan resmi terkait potensi penyalahgunaan cetirizine pada 4 November 2026. Peringatan tersebut disampaikan setelah pihaknya menemukan klaim menyesatkan di media sosial yang menyebut obat alergi tersebut dapat menyebabkan Miss V kering atau membuatnya lebih kencang.
Dalam pernyataannya, PPB menegaskan cetirizine merupakan obat antihistamin yang digunakan untuk meredakan gejala alergi, termasuk rinitis alergi dan urtikaria atau biduran.
Obat ini dirancang untuk dikonsumsi secara oral sesuai petunjuk tenaga kesehatan. Cetirizine juga tidak disetujui untuk penggunaan melalui Miss V maupun sebagai produk pengencang organ intim. Hingga kini, tidak ada bukti ilmiah yang mendukung penggunaan obat tersebut untuk tujuan itu.