Jangan Sembarangan Pakai Sabun Kewanitaan, Dokter Ungkap Risikonya

Niko Prayoga
Penggunaan sabun wangi atau pembersih kewanitaan yang tidak tepat justru dapat mengganggu keseimbangan alami di area genital. (Foto: Ilsutrasi AI)

Jika tidak ditangani dengan tepat, infeksi dapat menyebar ke bagian saluran kemih lainnya hingga ginjal. Gejala ISK dapat berupa rasa nyeri saat buang air kecil, sering ingin buang air kecil, demam dan menggigil, nyeri pinggang, hingga mual dan muntah.

Selain menghindari penggunaan sabun kewanitaan secara berlebihan, dr. Andika membagikan sejumlah kebiasaan sederhana untuk membantu mencegah ISK.

Salah satunya adalah segera buang air kecil setelah berhubungan seksual. Menurut dia, aliran urine dapat membantu membilas bakteri yang berpotensi masuk ke saluran kemih.

“Satu, pipis setelah berhubungan intim. Aliran urin itu bisa ngebilas bakteri sebelum dia naik ke kandung kemih atau ke ginjal, makanya setelah berhubungan intim segera kencing,” katanya.

Kebiasaan menahan buang air kecil juga sebaiknya dihindari. Urine yang terlalu lama mengendap di kandung kemih dapat memberikan kesempatan bagi bakteri untuk berkembang.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
19 jam lalu

4 Kebiasaan Sederhana Bisa Cegah Infeksi Saluran Kemih Kambuh, Jangan Sepelekan Cebok

7 bulan lalu

Sabun Susu Kuda Bikin Kulit Cerah Maksimal? Ini Faktanya!

1 tahun lalu

Cara Mencegah Anyang-anyangan, Waspada Bisa Jadi Gejala Batu di Saluran Kemih

1 tahun lalu

Cara Mencairkan Sabun Batang, Solusi Hemat dan Gampang Dibuat di Rumah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal