Kasus DBD Terus Bertambah, Jangan Salah Berantas Sarang Nyamuk

Siska Permata Sari
Waspada nyamuk Aedes Agypti yang menyebabkan DBD. (Foto: Wikipedia)

“Kalau bak mandi harus lebih sering dikuras agar tidak ada jentik nyamuk. Ada jentik berarti kita terancam demam berdarah,” ucapnya.

Satu jentik betina, kata dia, dalam 12–14 hari akan berubah menjadi nyamuk dewasa. Satu nyamuk betina dewasa sekali bertelur menghasilkan 100-150 butir telur.

Dalam sebulan nyamuk bisa bertelur kurang lebih empat kali. Jadi dalam sebulan, nyamuk bisa bertelur antara 400 sampai 600 telur.

“Jangan salah sasaran dalam melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), bukan memotong pohon, bersih-bersih rumput, menata bunga, dan lain-lain, karena jentik tidak bersarang di rerumputan,” kata dr. Siti.

Selain itu, perlu diketahui juga jam aktivitas nyamuk Aedes Agypti dan Aedes Albopictus, yakni pukul 09.00–10.00 dan pukul 15.00–16.00. Dr. Siti juga mengimbau kepada masyarakat agar sering melakukan kegiatan kerja bakti pemberantasan sarang nyamuk di lingkungan perkampungan atau pedesaan. Pakai selalu lotion antinyamuk, terutama anak-anak saat pagi sebelum berangkat sekolah, saat bermain, dan sore hari.

Editor : Tuty Ocktaviany
Artikel Terkait
11 jam lalu

Waspada! Gen Z Kini Dihantui Fatty Liver, Dokter Ungkap Pemicunya

2 hari lalu

Dinkes Majalengka Mulai Telusuri Penyebab Kematian 3 Anak Sekeluarga

2 hari lalu

Sebelum Meninggal, 3 Anak di Majalengka Alami Demam Tinggi hingga Bapil

2 hari lalu

3 Anak Sekeluarga di Majalengka Meninggal Dunia Beruntun, Diduga Terinfeksi Virus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal