Kedutan di Wajah Jangan Dianggap Sepele, Waspada Hemifacial Spasm 

Muhammad Sukardi
Kedutan di wajah jangan disepelekan, ya. (Foto: Freepik)

"Seiring bertambahnya usia, pembuluh darah cenderung memanjang dan kehilangan elastisitasnya, sehingga dapat menekan saraf wajah. Inilah yang menyebabkan kontraksi otot wajah secara tidak normal," jelasnya.

Gangguan ini tidak hanya menimbulkan ketidaknyamanan, tetapi juga berdampak pada kepercayaan diri penderita, terutama pada wanita. Kedutan yang terjadi terus-menerus dapat mengganggu ekspresi wajah dan membuat seseorang merasa malu dalam berinteraksi sosial.

Bagaimana dengan pengobatan Hemifacial Spasm ini? Simak beritanya sampai selesai. 

Pengobatan Hemifacial Spasm 

Hemifacial spasm yang tidak membaik dengan pengobatan oral (minum obat), ada dua pilihan terapi utama yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah saraf ini. Apa saja? 

1. Microvascular Decompression (MVD) 

Teknik ini bertujuan menghilangkan tekanan pembuluh darah pada saraf wajah dengan prosedur operasi yang bertujuan untuk memisahkan saraf dari pembuluh darah yang menekannya.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
19 jam lalu

Kasus Influenza A Mulai Naik di Indonesia, Begini Cara Mencegahnya!

19 jam lalu

Kasus Influenza A Dikabarkan Meningkat di Indonesia, Kemenkes Ungkap Faktanya!

21 jam lalu

Dengue Bisa Menginfeksi Lebih dari Sekali, Infeksi Berikutnya Berisiko Lebih Berat

21 jam lalu

Kemenkes Targetkan Zero Dengue Deaths 2030, Ini Strategi Pengendalian Infeksi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal