Kelelahan Ekstrem Bisa Mengancam Nyawa? Ini Faktanya

Muhammad Sukardi
Kelelahan ekstrem bisa mengancam nyawa. (Foto: AI Grok)

"Jadi, selain dapat menyebabkan kematian, penyakit ini juga menurunkan produktivitas kerja, membatasi aktivitas sosial, dan pada akhirnya menimbulkan dampak ekonomi dan sosial bagi pasien, keluarganya, dan sistem kesehatan," kata dr Ahmad Yanuar. 

Pasien MG, lanjutnya, memerlukan pengobatan yang tepat, konsisten, dan terjangkau agar dapat mempertahankan kualitas hidup yang optimal. Dengan begitu, ketersediaan dan akses pengobatan sangat penting. 

"Jika akses obatnya mudah dan tersedia, pasien MG dapat diobati sampai tuntas dan bisa kembali beraktivitas seperti sebelumnya," ungkap dr Ahmad Yanuar. 

Gejala Kelopak Mata Turun Kerap Diabaikan 

Diskusi penyakit Myasthenia Gravis (MG). (Foto: Istimewa)

Lebih lanjut, dijelaskan Dokter Spesialis Saraf dr Zicky Yombana, Sp.S RS Brawijaya Saharjo, banyak orang mengabaikan gejala kelopak mata turun atau suara berubah menjadi sengau secara mendadak. 

Mereka menganggap kondisi yang demikian terjadi hanya karena kelelahan akibat pekerjaan. Padahal, itu gejala yang tidak boleh dianggap ringan. 

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
1 tahun lalu

Ternyata Duduk Lama Bisa Saraf Kejepit! dr Tirta Bahas Serius tapi Bikin Ketawa

2 tahun lalu

Penyakit Misterius di India Picu Kerusakan Otak dan Saraf, 17 Orang Tewas 230 Dikarantina

2 tahun lalu

Punggung Bawah Suka Nyeri karena Saraf Kejepit, Kenali Penyebab dan Penanganannya

3 tahun lalu

Mitos atau Fakta, Gunakan Gadget Berlebih Bisa Sebabkan Kerusakan Saraf

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal