JAKARTA, iNews.id – Viral di media sosial seorang wanita muda mengalami kista bahu diduga akibat keseringan main padel. Kasus ini memicu kekhawatiran publik, apakah benar padel berlebihan bisa menyebabkan kista?
Menjawab hal tersebut, Dokter Spesialis Ortopedi dan Traumatologi Primaya Hospital Bekasi Timur dr Evan, Sp.OT, Subsp.CO(K), FICS, AIFO-K, menjelaskan bahwa kista bahu bukan disebabkan oleh satu aktivitas saja, melainkan akibat penggunaan bahu yang berlebihan atau overuse.
Dokter Evan menerangkan, kista di bahu umumnya terbentuk bukan secara tiba-tiba. Prosesnya dimulai dari robekan kecil pada tendon di area bahu.
"Biasanya kista terbentuk karena ada robekan pada otot atau tendon. Tapi bukan robekan besar, melainkan mikro atau kecil-kecil yang terjadi terus-menerus," jelasnya saat diwawancarai iNews.id di acara Milestone in Motion: Primaya Sport Clinic and Orthopedic Center di kawasan Jakarta Pusat, Kamis (2/4/2026).
Tendon sendiri berfungsi sebagai jaringan yang membantu menjaga kestabilan sendi bahu. Ketika terjadi cedera berulang akibat aktivitas berlebihan, seperti gerakan mengangkat tangan ke atas secara terus-menerus, maka risiko kerusakan akan meningkat.
Olahraga seperti padel, tenis, atau badminton memiliki pola gerakan overhead (mengangkat tangan ke atas berulang kali). Jika dilakukan tanpa jeda dan pemulihan yang cukup, hal ini bisa memicu cedera mikro.
"Overuse dan overhead injury itu yang paling sering menyebabkan kondisi ini. Jadi bukan padelnya, tapi cara dan intensitasnya," tegas dr Evan.
Seiring waktu, robekan kecil tersebut dapat berkembang dan memicu terbentuknya kista tulang atau jaringan lunak di sekitar bahu.