Sebaliknya, bahan-bahan lokal dan ritual yang telah diwariskan selama ratusan tahun dapat dikemas lebih modern tanpa kehilangan identitasnya.
Pada akhirnya, lulur bukan hanya tentang membuat kulit terasa lebih bersih dan halus. Di dalamnya terdapat cerita tentang bagaimana masyarakat Indonesia sejak dahulu memanfaatkan kekayaan alam untuk merawat tubuh sekaligus menciptakan momen relaksasi.
Kini, tradisi tersebut tinggal menunggu bagaimana generasi baru kembali menghidupkannya dalam rutinitas sehari-hari. So, apakah Anda termasuk yang masih suka lulur tradisional?