JAKARTA, iNews.id – Di tengah maraknya tren skincare modern, perawatan tubuh tradisional seperti lulur justru kembali menarik perhatian. Ritual kecantikan yang telah diwariskan turun-temurun itu kini dikemas lebih praktis agar sesuai dengan gaya hidup masyarakat masa kini.
Lulur bukan sekadar perawatan untuk mengangkat kotoran dan sel kulit mati. Di balik tradisi tersebut, terdapat penggunaan berbagai bahan alami yang sejak dahulu dikenal dalam perawatan tubuh masyarakat Indonesia.
Tradisi lulur telah lama melekat dengan budaya Nusantara, termasuk lingkungan Keraton Yogyakarta. Racikan lulur tradisional biasanya memanfaatkan berbagai bahan dari alam, seperti bunga, daun, hingga akar tanaman.
Proses luluran juga identik dengan suasana yang tenang. Tak heran, ritual tersebut tidak hanya dipandang sebagai cara merawat kulit, tetapi juga menjadi momen untuk merelaksasikan tubuh dan pikiran.
Kini, lulur tradisional mulai beradaptasi dengan perkembangan industri kecantikan. Bahan-bahan yang lekat dengan perawatan tradisional dipadukan dengan kandungan yang lebih familiar dalam produk skincare modern.