Tempe juga memiliki efek menurunkan kolesterol sehingga dapat mencegah penyakit jantung koroner. Kandungan serat pangannya membantu menjaga kesehatan saluran pencernaan dan menurunkan risiko penyakit serius seperti kanker usus.
Tak hanya itu, antioksidan isoflavon dalam tempe diketahui berperan dalam pencegahan kanker, sementara kandungan zat besi, protein, vitamin B12, dan asam folat membantu mencegah anemia. Tempe juga bermanfaat dalam menjaga kadar gula darah sehingga dapat menurunkan risiko diabetes mellitus.
Menariknya, konsumsi tempe juga dikaitkan dengan pencegahan asma. Kandungan serat pangan serta asam lemak tidak jenuh esensial di dalamnya mampu membantu mengurangi peradangan pada saluran pernapasan dan memperkuat sistem imun paru-paru.
Segudang manfaat tersebut, tempe tak hanya menjadi makanan tradisional, tetapi juga aset penting pangan sehat Indonesia yang berpotensi mendunia.