Masker Basah Bisa Tangkal Abu Vulkanik? Dokter Bongkar Faktanya

Muhammad Sukardi
Dokter Spesialis Paru Primaya Evasari Hospital dr Shinta Chairiah, Sp.P, M.M, AIFO-K. (Foto: Youtube)

Kenapa Abu Vulkanik Perlu Disaring?

Abu vulkanik bukan sekadar debu biasa. Partikelnya dapat berukuran sangat kecil dan berpotensi masuk ke saluran pernapasan.

Dokter Shinta menjelaskan, komponen padat abu vulkanik dapat terdiri atas serpihan batuan, mineral, dan kaca silika. Partikel tersebut memiliki bagian yang tajam dan ukurannya bisa sangat kecil.

"Komponen padatnya ini, dia itu berisi kayak serpihan bebatuan, serpihan mineral, dan juga kaca silika. Nah itu yang namanya serpihan, dia bukan berbentuk halus, mulus, enggak. Tapi dia potongan-potongan yang ujung-ujung ataupun sudutnya itu tajam," jelasnya.

Paparan abu vulkanik sendiri memang dapat mengganggu kesehatan pernapasan. CDC merekomendasikan penggunaan respirator N95 yang disetujui NIOSH ketika seseorang harus berada di luar ruangan atau membersihkan abu vulkanik.

Lalu, Masker Apa yang Sebaiknya Dipakai?

Menurut dr Shinta, masker N95 atau KF94 sebagai pilihan dengan perlindungan yang lebih baik untuk menghadapi partikel abu vulkanik.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
18 jam lalu

Waspada! Abu Vulkanik Bisa Rusak Paru dalam Jangka Panjang

19 jam lalu

Gunung Anak Krakatau Kembali Semburkan Abu, Gempa dan Tremor Masih Terekam

19 jam lalu

Abu Vulkanik Bisa Sebabkan Kanker? Ini Faktanya!

20 jam lalu

Pencarian 5 Jurnalis Hilang kontak, Tim SAR Kejar Harapan di Tengah Abu Vulkanik Anak Krakatau

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal