Masker Basah Bisa Tangkal Abu Vulkanik? Dokter Bongkar Faktanya

Muhammad Sukardi
Dokter Spesialis Paru Primaya Evasari Hospital dr Shinta Chairiah, Sp.P, M.M, AIFO-K. (Foto: Youtube)

"Kalau untuk yang proteksi paling bagus, memang masker N95 atau KF94. Minimal itulah," kata dia.

CDC juga menempatkan respirator N95 sebagai perlindungan yang direkomendasikan saat seseorang perlu berada di luar ruangan ketika terdapat abu vulkanik. Respirator tersebut dirancang untuk menyaring partikel dan harus digunakan dengan benar agar perlindungannya optimal.

Yang tidak kalah penting adalah kecocokan masker dengan wajah. Respirator bekerja lebih baik ketika membentuk seal atau kedap di sekitar hidung dan mulut, sehingga udara yang masuk lebih banyak melewati material penyaring, bukan melalui celah di sisi masker.

Bagaimana Jika Hanya Punya Masker Medis?

Dokter Shinta mengatakan, masker medis tetap dapat digunakan jika pilihan respirator seperti N95 atau KF94 tidak tersedia. Namun, cara pemakaiannya harus diperhatikan.

"Bukan lantas masker medis itu nggak bisa dipakai, ya. Itu masih bisa dipakai, tapi dengan cara pakai yang benar," jelasnya.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
18 jam lalu

Waspada! Abu Vulkanik Bisa Rusak Paru dalam Jangka Panjang

19 jam lalu

Gunung Anak Krakatau Kembali Semburkan Abu, Gempa dan Tremor Masih Terekam

19 jam lalu

Abu Vulkanik Bisa Sebabkan Kanker? Ini Faktanya!

20 jam lalu

Pencarian 5 Jurnalis Hilang kontak, Tim SAR Kejar Harapan di Tengah Abu Vulkanik Anak Krakatau

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal