Menangis Bukan Tanda Lemah, Ini 4 Manfaatnya bagi Kesehatan Jiwa 

Niko Prayoga
Menangis merupakan proses alami tubuh yang dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan jiwa. (Foto: Ilustrasi AI)

"Pertama, fungsinya sebagai detoks alami. Dengan kita mengeluarkan air mata, tubuh kita bisa menurunkan hormon kortisol. Ini adalah hormon stres. Kedua, hormon oksitosin dan hormon endorfin kita akan naik. Dan ini adalah hormon-hormon yang meredakan nyeri fisik maupun nyeri mental," ujarnya.

Selain membantu mengurangi hormon stres, menangis juga dapat meningkatkan hormon oksitosin dan endorfin. Kedua hormon tersebut berkaitan dengan peredaan rasa nyeri, baik secara fisik maupun mental.

Manfaat lainnya, menangis dapat membuat tubuh lebih rileks dan santai. Kondisi tersebut berkaitan dengan aktivitas saraf parasimpatik yang dapat muncul ketika seseorang menangis.

Karena itu, Budi mengingatkan masyarakat tidak perlu menganggap menangis sebagai tanda kelemahan. Menurut dia, menangis dapat menjadi salah satu cara alami untuk membantu mengurangi gejala overthinking.

"Jadi ingat ya, nangis itu bukan menandakan diri kita lemah. Justru ini adalah teknik alami bisa mengurangi gejala-gejala overthinking yang membuat kita memiliki masalah," kata Budi.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
3 bulan lalu

Momen Rano Karno Menangis saat Pidato jelang 5 Abad Jakarta: Keringat, Doa dan Perjuangan Warga

5 bulan lalu

Viral Tangis Ibu Korban Penyiraman Air Keras di Jakpus Pecah usai Pelaku Tak Ditahan

6 bulan lalu

Orang dengan Gangguan Jiwa di Indonesia Terus Bertambah, Ini Faktanya!

7 bulan lalu

Menkes Ungkap 10 Persen Anak Indonesia Alami Masalah Kesehatan Jiwa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal