Mengenal Cara Kerja Virus Rabies, Gejala dan Cara Mencegahnya

Siska Permata Sari
Biasakan rutin cek kesehatan. (Foto: Healthcheckup)

Kedua, memberikan antiseptik setelah dilakukan pencucian luka untuk membunuh virus rabies yang masih tersisa di sekitar luka gigitan. Antiseptik yang dapat diberikan di antaranya povidon iodine, alkohol 70 persen, dan zat antiseptik lainnya.

Ketiga, pemberian Vaksin Anti Rabies (VAR) dan Serum Anti Rabies (SAR) untuk membangkitkan sistem imunitas dalam tubuh terhadap virus rabies dan antibodi yang terbentuk bisa menetralisasi virus rabies sesuai dengan kriteria.

Pemberian VAR dan SAR perlu dipertimbangkan kondisi hewan saat pajanan terjadi, hasil observasi hewan, hasil pemeriksaan laboratorium spesimen otak hewan, serta kondisi luka yang ditimbulkan.

Di sisi lain lakukan observasi hewan (kandangkan atau ikat hewan) yang menggigit selama 14 hari. Sebaiknya hentikan pemberian VAR bila hasil observasi hewan menunjukkan hewan sehat, atau hasil pemeriksaan laboratorium terhadap spesimen otak hewan menunjukkan hasil negatif.

Editor : Tuty Ocktaviany
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sering Bangun Malam untuk Buang Air Kecil? Waspadai Gejala Pembesaran Prostat

57 tahun lalu

Hamil Terlalu Dekat Ternyata Berbahaya, Dokter Ungkap Alasannya! 

57 tahun lalu

Waspada! Makan Fried Chicken dan Sosis Tiap Hari Bisa Picu Penyakit Jantung

57 tahun lalu

Jangan Salah Paham, Obat Kolesterol Bukan untuk Hilangkan Plak di Pembuluh Darah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal