Miris! Hampir 90% Pasien Hemodialisis Mulai Cuci Darah dalam Kondisi Darurat

Muhammad Sukardi
Ilustrasi pasien cuci darah. (Foto: Ilustrasi AI)

Sementara itu, dr. Pringgo Digdo Nugroho, Sp.PD-KGH, Ketua Perhimpunan Nefrologi Indonesia (PERNEFRI) mengatakan tidak ada satu jenis akses yang cocok untuk seluruh pasien.

Menurut dia, pemilihan akses harus mempertimbangkan usia, prognosis, kondisi klinis, frailty, serta rencana transplantasi pasien.

"Kita tidak bisa hanya bertanya, 'akses apa yang paling baik?' Pertanyaan yang lebih tepat adalah, 'akses apa yang paling tepat untuk pasien ini, pada tahap penyakitnya sekarang, dan untuk rencana terapinya ke depan?'" kata dr Pringgo.

Dia menambahkan, edukasi kepada pasien penyakit ginjal kronis seharusnya diberikan jauh sebelum dialisis benar-benar dibutuhkan.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
3 bulan lalu

Kemenkes Respons Isu Penggelembungan Harga Alkes Hemodialisis di RSUD Krui: Hoaks!

12 bulan lalu

Mengenal Hemodialisis Era Baru, HD Theranova hingga HDF

2 tahun lalu

Miris, Indonesia Masih Impor Garam Farmasi Bahan Baku Hemodialisis

2 hari lalu

Kasus Influenza A Mulai Naik di Indonesia, Begini Cara Mencegahnya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal