Di sisi lain, Rospotrebnadzor menyatakan diagnosis yang tercatat adalah pneumonia dengan penyebab yang belum diketahui. Otoritas tersebut juga membantah adanya kecelakaan yang melibatkan mikroorganisme patogen di institut tempat Shipilova bekerja.
Perbedaan informasi inilah yang kemudian membuat kasus tersebut menjadi sorotan. Di tengah langkah karantina dan pemantauan terhadap ratusan orang, pemerintah Rusia belum secara resmi menyatakan bahwa telah terjadi wabah pes.
Hingga kini, dugaan bahwa Shipilova terinfeksi Yersinia pestis masih menjadi bagian dari laporan yang belum mendapatkan konfirmasi resmi.