Ngeri! Tabung Diduga Berisi Bakteri Pes Pecah di Lab Rusia, Pekerjanya Meninggal Dunia

Muhammad Sukardi
Wabah Pes menghantui Rusia. (Foto: X)

Pada 1 Oktober, rumah sakit mulai memberlakukan pembatasan terhadap layanan rawat inap. Langkah itu dilakukan di tengah kekhawatiran terhadap kemungkinan infeksi yang disebut sebagai penyakit berbahaya.

Situasi semakin serius setelah Shipilova meninggal dunia pada dini hari 2 Oktober.

Kematian pekerja laboratorium tersebut kemudian memicu langkah pencegahan terhadap orang-orang yang diduga melakukan kontak dengannya. Hampir 200 orang dilaporkan masuk dalam pemantauan medis, meski pada saat itu mereka tidak menunjukkan gejala dan hasil pemeriksaan yang dilaporkan negatif.

Gubernur Irkutsk Igor Kobzev juga menggelar komisi darurat bersama Kepala Rospotrebnadzor Anna Popova. Dalam keterangannya, Kobzev menyebut situasi tersebut berkaitan dengan dugaan infeksi yang tergolong sangat berbahaya.

Sementara itu, muncul perbedaan informasi mengenai penyebab kematian Shipilova. Kepala Republik Buryatia Alexei Tsydenov sempat menyebut penyakit tersebut sebagai pes sebelum kemudian mengubah pernyataannya menjadi kemungkinan pes.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
18 hari lalu

Terungkap! Ini Penyebab Wabah HIV Menggila di Fiji hingga Ditetapkan Darurat Nasional

2 bulan lalu

AS Dilanda Wabah Virus Siklosporiasis, Lebih dari 10.000 Kasus 2 Orang Tewas

3 bulan lalu

Data Wabah ASF di Sulbar, 92 Ekor Babi Mati dan Puluhan Lainnya Terjangkit Virus

4 bulan lalu

Timnas Kongo Wajib Isolasi 21 Hari jelang Piala Dunia 2026 akibat Wabah Ebola

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal