Pascapandemi Olahraga Lari 42 Km Makin Populer, Ternyata Baik untuk Kesehatan Mental

Vien Dimyati
Olahraga lari makin digemari (Foto: Ist)

Andri Yanto menambahkan meski sekarang tren olahraga lari meningkat, pelari pemula dan profesional harus menerapkan keselamatan saat berlari.

"Lari jarak panjang persiapan harus panjang dan serius. Latihan lari 5 k - 10 K itu biasa simpel dibanding lari maraton. Kalau lari maraton itu dibutuhkan waktu 4-6 bulan latihan. Penting pelari persiapkan diri karena lari 42 km sangat menguji daya tahan tubuh manusia," ujarnya.

Dia menyarankan agar pelari seminggu latihan empat kali. Bisa mau berangkat ke kantor atau pulang. "Jadi pagi lari, sore juga lari. Biasanya ini dilakukan kalau mereka yang suka lari, yang penting mereka tahu jenis latihan dan konsekuensinya," kata Andri.

Editor : Vien Dimyati
Artikel Terkait
Nasional
15 jam lalu

Kemenkes: 960.000 Anak Indonesia Belum Pernah Divaksin Sama Sekali

Haji dan Umrah
1 hari lalu

Sedih! Jemaah Calon Haji asal Karawang Batal Berangkat ke Tanah Suci Faktor Kesehatan

Health
3 hari lalu

Ini Alasan Udara Panas dan Kering Bikin Tubuh Gampang Sakit

Health
3 hari lalu

Akses Kesehatan Reproduksi Perempuan Masih Terbatas, UNFPA Indonesia Ungkap Faktanya!

Health
3 hari lalu

Ikan Sapu-Sapu Tidak Aman Dikonsumsi? Ini Kata BRIN!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal