Penelitian Ungkap Kondisi Gusi dan Indra Pengecap Perokok Berubah dalam 90 Hari

Dani M Dahwilani
Penelitian mengungkapkan kebiasaan merokok dapat memengaruhi kesehatan mulut, termasuk kondisi jaringan gusi dan kemampuan mengecap rasa. (Foto: Ilustrasi AI)

Untuk mengukur aliran darah pada jaringan gusi, peneliti menggunakan alat laser Doppler. Metode ini membantu memperoleh pengukuran objektif mengenai perubahan sirkulasi darah pada jaringan tersebut.

Hasil penelitian menunjukkan kelompok yang beralih sepenuhnya ke produk tembakau alternatif mengalami perbaikan aliran darah gusi. Warna gusi kelompok ini juga terlihat lebih cerah dibandingkan kelompok yang tetap merokok.

Perbaikan turut ditemukan pada kemampuan mengecap rasa. Peserta yang beralih menunjukkan peningkatan signifikan dalam mengenali rasa asin, manis, dan asam.

Temuan tersebut mengindikasikan adanya perubahan pada sejumlah indikator kesehatan mulut selama periode pengamatan. Namun, hasil penelitian ini tidak serta-merta membuktikan produk tembakau alternatif aman bagi kesehatan mulut atau dapat menghilangkan seluruh risiko akibat penggunaan tembakau.

Kadar Karbon Monoksida Ikut Menurun

Selain kondisi gusi dan kemampuan mengecap rasa, penelitian tersebut mengukur kadar karbon monoksida dalam embusan napas peserta.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
6 hari lalu

Layanan Kesehatan Gigi Berkualitas Masih Jadi Tantangan di Indonesia, Ini Kata PDGI

21 hari lalu

Menkes Ungkap Trik Hemat Pasta Gigi, Tak Perlu Dipakai Sebanyak Ini

29 hari lalu

41 Persen Anak Indonesia Alami Gigi Berlubang, Kemenkes Siapkan Detektif Gigi

1 bulan lalu

Gigi Berlubang Berpotensi Sebabkan Gangguan Jantung sejak Usia Muda, Ini Penjelasannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal