Penelitian Ungkap Kondisi Gusi dan Indra Pengecap Perokok Berubah dalam 90 Hari

Dani M Dahwilani
Penelitian mengungkapkan kebiasaan merokok dapat memengaruhi kesehatan mulut, termasuk kondisi jaringan gusi dan kemampuan mengecap rasa. (Foto: Ilustrasi AI)

Setelah tiga bulan, kelompok yang beralih sepenuhnya ke produk tembakau alternatif menunjukkan penurunan kadar karbon monoksida yang lebih besar dibandingkan kelompok yang tetap merokok. Kadarnya dilaporkan mendekati tingkat yang umumnya ditemukan pada individu yang tidak merokok.

“Hasil ini menunjukkan bahwa kadar karbon monoksida pada kelompok yang beralih menurun hingga mendekati tingkat pada orang yang tidak merokok,” ujar Amaliya.

Menurut Amaliya, temuan tersebut berkaitan dengan pendekatan tobacco harm reduction atau pengurangan bahaya tembakau. Pendekatan ini berfokus pada pengurangan paparan zat berbahaya yang dihasilkan dari proses pembakaran rokok.

Meski demikian, Amaliya menekankan pentingnya edukasi berbasis bukti agar konsumen dewasa memahami pilihan yang tersedia beserta risikonya. Dia juga menegaskan berhenti merokok tetap menjadi pilihan utama untuk menghindari risiko kesehatan yang berkaitan dengan kebiasaan merokok.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
6 hari lalu

Layanan Kesehatan Gigi Berkualitas Masih Jadi Tantangan di Indonesia, Ini Kata PDGI

21 hari lalu

Menkes Ungkap Trik Hemat Pasta Gigi, Tak Perlu Dipakai Sebanyak Ini

29 hari lalu

41 Persen Anak Indonesia Alami Gigi Berlubang, Kemenkes Siapkan Detektif Gigi

1 bulan lalu

Gigi Berlubang Berpotensi Sebabkan Gangguan Jantung sejak Usia Muda, Ini Penjelasannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal