3. Kanker Usus, Penanganan Berdasarkan Kondisi Tumor
Kanker usus besar membutuhkan pendekatan yang berbeda karena berkaitan dengan pertumbuhan sel kanker. Gejala yang perlu diperhatikan antara lain perubahan pola buang air besar yang menetap, darah pada tinja, sakit perut, dan penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas.
Gejala tersebut tidak selalu menunjukkan kanker. Namun, pemeriksaan diperlukan untuk mengetahui penyebabnya, terutama jika keluhan menetap atau disertai tanda bahaya.
Dokter dapat merekomendasikan kolonoskopi untuk mengevaluasi kondisi usus besar dan mengambil sampel jaringan jika ditemukan kelainan. Setelah diagnosis dipastikan, penanganan ditentukan berdasarkan lokasi tumor, tingkat penyebaran, serta kondisi pasien.
Operasi dapat menjadi salah satu pilihan untuk mengangkat jaringan kanker. Pada kondisi tertentu, pasien juga membutuhkan terapi lain, seperti kemoterapi atau radioterapi, sesuai jenis dan stadium penyakit.
Sementara itu, kanker rektum atau kanker yang tumbuh di bagian akhir usus besar sebelum anus membutuhkan perencanaan tindakan yang mempertimbangkan pengangkatan kanker sekaligus fungsi organ.