JAKARTA, iNews.id - Melahirkan secara normal menjadi impian bagi banyak wanita. Namun, bagi ibu yang memiliki riwayat operasi caesar, rencana persalinan normal atau Vaginal Birth After Cesarean (VBAC) harus melalui pertimbangan medis yang ketat.
Selama ini, sebagian masyarakat mengira larangan melahirkan normal setelah caesar berkaitan dengan bekas luka operasi di bagian luar perut. Padahal, bagian yang paling menjadi perhatian dokter adalah kondisi bekas sayatan pada dinding rahim.
Dokter sekaligus edukator kesehatan, dr. Aditya Surya Pratama, menjelaskan bahwa risiko utama pada ibu yang ingin menjalani VBAC bukan berasal dari luka jahitan kulit, melainkan bekas luka operasi pada rahim.
"Saat menjalani persalinan caesar, dokter tidak hanya membedah bagian kulit perut, tetapi juga membuat sayatan pada dinding rahim untuk mengeluarkan bayi. Luka di rahim inilah yang patut diwaspadai," ujar dr. Aditya dalam unggahan edukasi di akun Instagram pribadinya, dikutip Jumat (31/7/2026).
Dia mengatakan, saat proses persalinan normal berikutnya berlangsung, rahim akan mengalami kontraksi kuat untuk membantu bayi keluar. Tekanan tersebut dapat memberikan beban besar pada area bekas sayatan lama.