Pernah Caesar Apa Bisa Melahirkan Normal? Dokter Ungkap Risiko Harus Dihadapi

Niko Prayoga
Bagi yang pernah operasi caesar, rencana persalinan normal harus melalui pertimbangan medis ketat. (Foto: Ilustrasi/AI)

Jika kondisi rahim tidak mendukung, tekanan kontraksi berisiko menyebabkan robekan pada dinding rahim atau ruptur uteri. Kondisi ini merupakan salah satu komplikasi serius yang harus diantisipasi dalam proses VBAC.

Baca Juga

Meski demikian, dr Aditya menyebut ibu yang pernah menjalani operasi caesar tetap memiliki peluang untuk melahirkan normal. Keputusan tersebut bergantung pada berbagai faktor, terutama jenis sayatan rahim pada operasi sebelumnya.

"Jika dulu sayatannya bertipe low transverse, yaitu sayatan melintang di bagian bawah rahim, biasanya risikonya paling rendah. Pada banyak kasus, kondisi ini masih bisa dipertimbangkan untuk melahirkan secara normal," jelas dia.

Baca Juga

Sebaliknya, risiko lebih tinggi dapat terjadi pada ibu dengan riwayat sayatan vertikal di bagian atas rahim atau classical incision. Area tersebut memiliki kontraksi yang lebih kuat saat persalinan sehingga meningkatkan risiko robekan rahim.

Apabila ruptur uteri terjadi, kondisi tersebut dapat menjadi keadaan darurat medis yang membahayakan ibu dan bayi. Ibu dapat mengalami perdarahan hebat hingga syok dan membutuhkan tindakan operasi segera.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
4 hari lalu

Selamat! Anak Pertama Angga Yunanda dan Shenina Cinnamon Lahir Sehat

7 hari lalu

Langka Banget! Wanita 63 Tahun Melahirkan Bayi Laki-Laki Sehat

8 hari lalu

Ratu Rizky Nabila Umumkan Segera Melahirkan Anak Pesulap Merah: Mohon Doa Terbaik

9 hari lalu

Selamat! Anak Pertama Fiki Naki Lahir Tepat di Hari Ulang Tahunnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal