JAKARTA, iNews.id - Pisang menjadi salah satu buah yang praktis dikonsumsi sebagai camilan. Namun, tingkat kematangan pisang ternyata dapat memengaruhi kandungan gula, serat, serta dampaknya terhadap gula darah.
Pisang yang masih berwarna hijau memiliki rasa lebih sepat dan tekstur lebih keras. Sementara pisang yang kulitnya mulai dipenuhi bintik cokelat terasa lebih lembut dan manis.
Perubahan tersebut terjadi karena selama proses pematangan, pati dalam pisang secara bertahap diubah menjadi gula. Proses ini dipicu oleh etilen, senyawa yang dilepaskan buah ketika mulai matang.
Semakin matang pisang, kandungan gulanya pun meningkat. Dalam setiap 100 gram pisang yang belum matang, kandungan gula sekitar 3,2 gram, sedangkan pisang matang mengandung sekitar 12 hingga 13 gram gula.
Di sisi lain, proses pematangan membuat kandungan pati dan serat pada pisang menurun. Salah satunya adalah resistant starch atau pati resisten, yakni jenis pati yang sulit dicerna tubuh dan memiliki karakteristik mirip serat makanan.