Polusi Udara yang Buruk Bisa Tingkatkan Risiko Keguguran

Siska Permata Sari
Bahaya polusi bagi kesehatan ibu hamil. (Foto: Sciencenews)

JAKARTA, iNews.id - Polusi udara yang buruk tak hanya memengaruhi kesehatan pernapasan, tetapi jauh lebih buruk daripada itu. Menurut sebuah penelitian ilmiah, polusi udara sama buruknya dengan dampak merokok bagi wanita hamil.

Melalui penelitian tersebut, polusi udara disebut dapat membahayakan janin dengan meningkatkan risiko kelahiran prematur dan berat lahir rendah. Bahkan, kadar nitrogen dioksida (NO2) dapat meningkatkan risiko kehilangan kehamilan sebesar 16 persen.

"Jika Anda membandingkan peningkatan risiko itu dengan penelitian lain tentang dampak lingkungan pada janin, itu sama dengan asap tembakau pada kehamilan trimester pertama," kata Dr Matthew Fuller, di departemen kedokteran darurat Universitas Utah dan salah satu tim peneliti, seperti dikutip dari The Guardian, Jumat (18/1/2019).

Salah satu partikel polusi udara yang berbahaya adalah NO2, ini berasal dari pembakaran bahan bakar, khususnya kendaraan diesel.

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Fertility and Sterility ini dilakukan di Salt Lake City di Amerika Serikat, dan daerah perkotaan. Tetapi Fuller mengatakan, hasilnya dapat diterapkan di tempat lain yang memiliki kualitas udara yang buruk.

Editor : Tuty Ocktaviany
Artikel Terkait
Health
17 jam lalu

Meski Bayar Sendiri Vaksin DBD Makin Diminati, Ini Faktanya!

Health
17 jam lalu

DBD Berbahaya untuk Dewasa, Bukan cuma Penyakit Anak-Anak!

Nasional
18 jam lalu

Kasus DBD Naik 3 Kali Lipat, Biaya Pengobatan Tembus Rp3 Triliun!

Sains
3 hari lalu

Virus Yamagata Penyebab Influenza Tak Lagi Ditemukan sejak 2020, Kok Bisa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal