Pro Kontra Minum Urine Unta, Ini Kata Menkes dan WHO

Siska Permata Sari
Menteri Kesehatan Nila F Moeloek. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA, iNews.id - Belakangan media sosial dihebohkan dengan video tokoh agama Tanah Air yang minum urine unta di tengah padang pasir. Urine itu diminum bersamaan dengan campuran susu unta yang dianggap memiliki khasiat medis.

Dalam video yang diunggah tokoh agama tersebut juga membeberkan sejumlah dalil terkait manfaat mengonsumsi urine dan susu unta. Respons beragam warganet pun bermunculan karena hal tersebut. Tak jarang yang penasaran, benarkah minum urine dan susu unta memiliki khasiat kesehatan.

Menanggapi hal itu, Menteri Kesehatan Nila F Moeloek memiliki penilaian tersendiri. Meski tidak menyalahkan atau membenarkan, menurutnya, zat yang telah dibuang organ tubuh mengapa dikonsumsi kembali.

"Kami dari kedokteran, pemikiran saya sederhana saja, urine itu kan dikeluarkan oleh ginjal. Awamnya, saya menyamakan ginjal itu seperti WC, di mana yang kotor-kotor itu dibuang. Tapi itu mentah-mentah kita minum lagi. Lah sudah dibuang kok diminum lagi?" ucap Nila di Gedung Kementerian Kesehatan RI, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (10 Januari 2018).

Tentang khasiat kandungan urine unta, Menteri Nila enggan menafikan. Namun, hal tersebut harus diteliti lebih dalam agar tidak menimbulkan masalah medis kedepannya. Menkes mengimbau, agar masyarakat berhati-hati dan tidak menerima informasi yang beredar di dunia maya tanpa diverifikasi kebenarannya.

Editor : Achmad Syukron Fadillah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kemenkes Respons Isu Penggelembungan Harga Alkes Hemodialisis di RSUD Krui: Hoaks!

57 tahun lalu

Indonesia Menua Lebih Cepat dari Perkiraan, Jumlah Lansia Tembus 40 Juta pada 2030

57 tahun lalu

Kemenkes Ungkap 16 Provinsi Masuk Fase Penuaan Penduduk

57 tahun lalu

Musim Kemarau 2026 Diprediksi Lebih Panjang, Kemenkes Ingatkan Risiko Penyakit dari DBD hingga Pernapasan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal