Rajin Baca Novel Bisa Bikin Otak Lebih Sehat, Ini Penjelasan Dokter

Dani M Dahwilani
Kebiasaan membaca cerita fiksi ternyata berpotensi meningkatkan konektivitas otak, termasuk pada area yang berperan dalam memahami cerita. (Foto: Ilustrasi AI)

Istilah brain rot kerap digunakan untuk menggambarkan penurunan kemampuan berpikir atau konsentrasi yang diasosiasikan dengan konsumsi konten digital secara berlebihan. Namun, istilah ini bukan diagnosis medis resmi.

dr Adam menilai membaca cerita panjang, termasuk novel, bisa menjadi salah satu strategi untuk menjaga kondisi otak di tengah derasnya arus informasi.

“Penelitian ini menunjukkan bahwa membaca cerita panjang, termasuk novel, bisa membantu untuk membuat kondisi otak menjadi lebih baik. Bisa jadi salah satu strategi juga untuk melawan brain rot,” ujarnya.

Meski demikian, penelitian yang melibatkan 19 responden tersebut masih berskala kecil. Temuannya menunjukkan adanya perubahan konektivitas otak setelah membaca novel, tetapi belum cukup untuk memastikan besarnya manfaat membaca terhadap fungsi otak dalam kehidupan sehari-hari.

Membaca novel tetap bisa menjadi kebiasaan positif untuk mengisi waktu luang sekaligus menstimulasi aktivitas kognitif. Pilih cerita yang menarik agar kegiatan membaca lebih mudah dilakukan secara rutin.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
3 bulan lalu

Kabar Duka, Penulis Novel Misteri Legendaris Keigo Higashino Meninggal Dunia

3 tahun lalu

Contoh Kritik Sastra, Kamu Harus Simak!

3 tahun lalu

Unsur Intrinsik dalam Novel Lengkap Beserta Penjelasannya, Penulis Baru Wajib Paham

3 tahun lalu

Contoh Resensi Novel Singkat Beserta Strukturnya, Jadi Acuan Sebelum Membeli

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal