Membaca Novel Melatih Otak
Saat membaca novel, otak tidak sekadar mengenali kata-kata. Pembaca juga perlu mengikuti alur cerita, memahami karakter, menghubungkan berbagai peristiwa, serta membayangkan situasi yang dialami tokoh.
Proses tersebut melibatkan aktivitas kognitif yang membantu otak mengolah informasi dan memahami pengalaman dari sudut pandang berbeda. Karena itu, membaca cerita panjang berpotensi menjadi salah satu cara untuk menstimulasi fungsi otak.
Menurut dr. Adam, perubahan konektivitas otak dalam penelitian tersebut juga teramati dalam jangka panjang.
“Efek jangka panjang di area otak berupa konektivitas baru,” jelas dr. Adam.
Bisa Jadi Strategi Melawan Brain Rot
Di tengah kebiasaan mengonsumsi konten digital berdurasi pendek, membaca novel dapat menjadi alternatif untuk melatih perhatian agar tetap terarah pada satu aktivitas dalam waktu lebih lama.