Selalu Menahan Tangis agar Terlihat Kuat? Ini Dampaknya bagi Mental

Niko Prayoga
Jangan ditahan, menangis membantu tubuh mengelola stres dan emosi yang sedang dirasakan. (Foto: Ilustrasi AI)

"Pertama, fungsinya sebagai detoks alami. Dengan kita mengeluarkan air mata, tubuh kita bisa menurunkan hormon kortisol. Ini adalah hormon stres. Kedua, hormon oksitosin dan hormon endorfin kita akan naik. Dan ini adalah hormon-hormon yang meredakan nyeri fisik maupun nyeri mental," ujarnya.

Selain berkaitan dengan hormon stres, menangis juga disebut dapat membantu tubuh menjadi lebih rileks. Kondisi tersebut terjadi karena aktivitas menangis dapat mengaktifkan saraf parasimpatik.

Budi juga mengaitkan manfaat menangis dengan kondisi ketika seseorang mengalami overthinking. Menurut dia, menangis dapat menjadi salah satu teknik alami untuk membantu mengurangi gejala-gejala overthinking.

"Jadi ingat ya, nangis itu bukan menandakan diri kita lemah. Justru ini adalah teknik alami bisa mengurangi gejala-gejala overthinking yang membuat kita memiliki masalah," kata Budi.

Karena itu, kebiasaan menahan tangis hanya demi terlihat kuat sebaiknya tidak dipandang sebagai satu-satunya cara untuk menghadapi tekanan emosional. Memberi ruang bagi diri sendiri untuk merasakan dan melepaskan emosi juga merupakan bagian dari proses menjaga kesehatan jiwa.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
9 jam lalu

Menangis Bukan Tanda Lemah, Ini 4 Manfaatnya bagi Kesehatan Jiwa 

2 bulan lalu

Lepas dari Kecanduan Media Sosial, Ini 3 Aktivitas Bantu Pulihkan Mental

2 bulan lalu

Detoks Media Sosial 1-2 Minggu, Ini Dampaknya bagi Kesehatan Mental

2 bulan lalu

Medsos Terbukti Bisa Memicu Anxiety hingga Depresi, Ini Penjelasannya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal