Studi UGM: Vaksin DBD Berpotensi Turunkan Kasus Rawat Inap dan Kematian

Muhammad Sukardi
Vaksin Dengue masih belum menjadi imunisasi wajib pemerintah. (Foto: Ilustrasi AI)

Penelitian itu juga menemukan bahwa kepemilikan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) belum sepenuhnya menghilangkan beban finansial pasien. Peserta JKN masih harus mengeluarkan biaya mandiri untuk kebutuhan nonmedis, seperti transportasi dan akomodasi pendamping, serta menghadapi kehilangan pendapatan akibat tidak dapat bekerja selama masa perawatan.

Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Prof. Dr. dr. Sri Rezeki Hadinegoro, Sp.A(K), mengatakan dampak dengue tidak hanya dirasakan dari sisi kesehatan, tetapi juga sosial dan ekonomi keluarga.

"Pada saat salah satu anak terserang infeksi dengue dan perlu perawatan di rumah sakit, maka orang tua harus mendampingi sehingga kehilangan waktu untuk bekerja dan mengurangi produktivitas. Demikian pula jika orang tua yang sakit, keluarga harus merawat dan dapat mengganggu suasana dan ekonomi keluarga," ungkap Prof Sri. 

"Selain biaya perawatan dan pengobatan, dampak lain yang tidak tampak adalah terganggunya produktivitas, apalagi pemulihan dari infeksi dengue memerlukan waktu sekitar satu hingga dua minggu," sambungnya. 

Pencegahan Dengue Harus Komprehensif

Prof. Sri menegaskan bahwa pengendalian dengue tidak bisa lagi hanya mengandalkan upaya konvensional seperti 3M Plus. Menurutnya, diperlukan pendekatan yang lebih menyeluruh melalui kolaborasi berbagai pihak.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
3 bulan lalu

Waspada! Tak Hanya di Rumah Demam Dengue Bisa Terjadi di Tempat Kerja

3 bulan lalu

Waspada! Indonesia Urutan Kedua Kasus Kematian akibat Demam Dengue di Dunia

3 bulan lalu

Kasus Dengue Tembus 30,4 Ribu, Kemenkes Angkat Suara!

8 jam lalu

Catat! Dokter Tegaskan Makan Telur Tidak Bikin Bisulan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal