Menurut Interheart Studi, stres menduduki nomor tiga yang menyebabkan penyakit jantung. Anda yang sering mengalami stress, patut waspada. Apalagi ditambah faktor risiko kolesterol, merokok, diet kurang baik, tekanan darah tinggi, kurang olahraga, kelebihan makan daging, pemakaan obat-obatan, hingga riwayat keluarga.
Spesialis Jantung dr Antono Sutandar, SpJP(K), FACC, FIHA dari Siloam Hospital Kebon Jeruk menjelaskan, ketika tubuh sulit merilis stres, pasti dampaknya akan mengganggu hormon. Baik itu pada laki-laki maupun perempuan, dampaknya sama saja.
"Saya rasa stres membuat hormon jelek lebih muncul. Jadi lebih membuat kita mudah kena pra-diabetes dan tekanan darah tinggi," ucap dr Antono ditemui di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, belum lama ini.
Saat tekanan darah terus naik, sering kali menyebabkan robekan pembuluh darah koroner atau otak. Hal itu bisa menyebabkan gumpalan dan menyumbat pembuluh darah jantung.
Bahkan kalau keseringan stres, sambung dr Antono, membuat organ tubuh lebih cepat menua. Termasuk bagian jantung, saat usia semakin menua, fungsinya juga menurun.