"Pada dasarnya, mau enggak mau stres akan membuat kita menua lebih cepat. Makanya sering pepatah bilang, hati yang suka cita dan gembira itu obatnya," kata dr Antono.
Saat ini, lanjut dr Antono, semakin banyak orang menderita penyakit jantung koroner. Di Amerika Serikat misalnya, seseorang yang berusia 75 tahun sering mengalami penyakit jantung. Sekira 70-75 persen dialami laki-laki.
"Kalau perempuan lebih jarang kena penyakit jantung karena dilindungi oleh hormon estrogen. Berbeda kalau faktor menua dan terjadi perubahan," ucapnya.
Survei Sample Regristration System (SRS) pada 2014 di Indonesia menunjukkan, Penyakit Jantung Koroner (PJK) menjadi penyebab kematian tertinggi pada semua umur setelah stroke, yakni sebesar 12,9 persen. Demikian dikutip dari Okezone.
Dalam artikel sebelum di iNews.id, menurut Kardiolog Pusat Jantung Nasional Harapan Kita Jakarta, dr. Siska Suridanda Danny, Sp.JP(K), serangan jantung sering terjadi pada pagi hari dikarenakan berhubungan dengan irama sirkadian tubuh. Ada hormon yang akan membuat tubuh sangat aktif dan rentan terhadap serangan jantung.