Sudah Rajin Olahraga dan Makan Sehat, Kenapa Kondisi Tubuh Belum Tentu Lebih Baik?

Muhammad Sukardi
Ilustrasi anak muda menjalani kebiasaan sehat. (Foto: Ilustrasi AI)

Director & General Manager Herbalife Indonesia, Oktrianto Wahyu Jatmiko, mengatakan kondisi tersebut menunjukkan adanya kesenjangan antara meningkatnya aktivitas wellness dan hasil kesehatan yang dirasakan masyarakat.

"Dengan kata lain, meningkatnya tren wellness di kawasan Asia Pasifik belum sepenuhnya berdampak pada peningkatan kesehatan," kata Oktrianto dalam pernyataan resminya, Senin (2/11/2026).

Dia melanjutkan, "Hal ini bukan disebabkan oleh kurangnya kepedulian masyarakat, melainkan karena menjalani gaya hidup sehat dalam jangka panjang bukanlah hal yang mudah tanpa adanya sistem dukungan yang tepat, panduan yang realistis, serta motivasi yang berkelanjutan."

Persoalan kesehatan juga semakin luas dibandingkan sekadar menjaga kebugaran fisik. Laporan Innova Market Insights yang diterbitkan pada 2025 menunjukkan kualitas tidur, stres, dan kecemasan menjadi perhatian utama masyarakat terkait kesehatan.

Kelompok orang dewasa juga semakin memperhatikan berbagai aspek lain, seperti kesehatan otak, kesehatan kulit, dan keseimbangan hormon. Hal ini memperlihatkan bahwa masyarakat mulai memahami kesehatan sebagai sesuatu yang saling berkaitan.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
3 hari lalu

Apa Itu Stevia dan Benarkah Lebih Sehat dari Gula Putih?

4 hari lalu

Rajin Baca Novel Bisa Bikin Otak Lebih Sehat, Ini Penjelasan Dokter

8 hari lalu

5 Minuman Pagi Ini Bantu Pencernaan Lebih Sehat, Nomor 4 Jangan Skip!

10 hari lalu

Udara Jakarta Tidak Sehat, Pramono: Bukan Efek Karhutla

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal