Tak Hanya Saluran Napas, Abu Vulkanik Anak Krakatau Membahayakan Mata hingga Kulit!

Mei Sada Sirait
Ilustrasi mata merah akibat abu vulkanik. (Foto: Ilustrasi AI)

JAKARTA, iNews.id Abu vulkanik yang muncul setelah erupsi Gunung Anak Krakatau tidak hanya perlu diwaspadai karena dapat mengganggu saluran pernapasan. Partikel yang terbawa ke udara juga dapat mengenai mata dan kulit sehingga menimbulkan berbagai keluhan kesehatan.

Karena itu, masyarakat yang berada di wilayah terdampak abu vulkanik diminta mengurangi aktivitas di luar rumah. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin bahkan mengimbau warga untuk sementara tetap berada di dalam rumah jika tidak memiliki keperluan mendesak.

"Kalau bisa jangan keluar, di rumah saja dulu," ujar Budi dalam konferensi pers Update Situasi Terkini Pasca Erupsi Gunung Anak Krakatau, Minggu (6/9/2026).

Menkes Budi Gunadi Sadikin. (Foto: Konferensi pers daring)

Menkes mengatakan, setidaknya ada tiga bagian tubuh yang perlu dilindungi dari paparan abu vulkanik, yakni saluran pernapasan, mata, dan kulit.

1. Abu Vulkanik Bisa Mengganggu Pernapasan

Saluran pernapasan menjadi salah satu bagian tubuh yang paling perlu diperhatikan ketika abu vulkanik berada di udara.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
18 hari lalu

Abu Vulkanik Anak Krakatau Masuk Jakarta, BNPB Langsung Modifikasi Cuaca Hari ini

18 hari lalu

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Penyeberangan Laut Merak-Bakauheni Aman?

18 hari lalu

Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, 10 Kecamatan di Tanggamus Diguyur Hujan Abu

18 hari lalu

Kemenkes Aktifkan Health Emergency Operation Center di Daerah Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal