Tempo Scan Gandeng Raksasa Farmasi China Bentuk Joint Venture, Perluas Akses Obat Bioteknologi di Indonesia

Niko Prayoga
Tempo Scan dan Sino Biopharmaceutical membentuk PT Tempo CTTQ Biopharmaceutical Indonesia. (Foto: Niko Prayoga)

"Pasien mendapat akses produk berkualitas dan terpercaya," ucapnya.

Menurut Handojo, pandemi COVID-19 juga menjadi pelajaran berharga mengenai pentingnya membangun ketahanan rantai pasok industri farmasi. Oleh sebab itu, penguatan kapasitas produksi dalam negeri menjadi langkah strategis agar Indonesia tidak terlalu bergantung pada produk impor.

Melalui PT Tempo CTTQ Biopharmaceutical Indonesia, Tempo Scan dan CTTQ menargetkan peluncuran berbagai produk specialty pharmaceutical dan innovative medicine secara bertahap dalam beberapa tahun ke depan. Produk-produk tersebut meliputi obat yang telah memperoleh persetujuan maupun yang masih menjalani proses registrasi di BPOM dan BPJS Kesehatan.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam pengembangan industri biofarmasi nasional, sekaligus membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat Indonesia terhadap terapi modern dengan kualitas global.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
3 bulan lalu

Co-CEO MNC Group Angela Tanoesoedibjo Hadiri Peresmian Joint Venture Tempo Scan dan Raksasa Farmasi China

2 tahun lalu

Yuk, Kenali Peran Penting Prodi Farmasi di Era Modern dan Prospek Kariernya

3 tahun lalu

Akuisisi 17 Merek dari Perusahaan Farmasi untuk Pengembangan Pasar Indonesia

3 tahun lalu

Sekolah Farmasi ITB Gandeng Perusahaan Kosmetik Lakukan Riset Tumbuhan Obat di Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal