Selain regulasi, edukasi juga menjadi faktor penting. Generasi muda perlu mendapatkan pemahaman yang benar mengenai risiko penggunaan rokok elektronik sehingga tidak mudah terpengaruh oleh tren maupun promosi yang berkembang di media sosial.
BPOM menegaskan akan terus memperkuat pengawasan terhadap produk tembakau dan rokok elektronik. Pengawasan tersebut meliputi kepatuhan terhadap batas kadar nikotin, penggunaan bahan tambahan yang dilarang, hingga penerapan ketentuan peringatan kesehatan pada setiap produk yang beredar.
Melalui langkah tersebut, BPOM berharap angka penggunaan vape di kalangan anak dan remaja dapat ditekan sehingga risiko ketergantungan nikotin serta dampak kesehatan jangka panjang dapat diminimalkan.