Vape Ancam Jutaan Anak Indonesia, BPOM: Jangan Anggap Rokok Elektronik Lebih Aman

Mei Sada Sirait
BPOM mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap vape sebagai produk yang aman karena tetap mengandung zat adiktif yang berisiko menimbulkan ketergantungan. (Foto: Ilustrasi/AI))

Selain regulasi, edukasi juga menjadi faktor penting. Generasi muda perlu mendapatkan pemahaman yang benar mengenai risiko penggunaan rokok elektronik sehingga tidak mudah terpengaruh oleh tren maupun promosi yang berkembang di media sosial.

BPOM menegaskan akan terus memperkuat pengawasan terhadap produk tembakau dan rokok elektronik. Pengawasan tersebut meliputi kepatuhan terhadap batas kadar nikotin, penggunaan bahan tambahan yang dilarang, hingga penerapan ketentuan peringatan kesehatan pada setiap produk yang beredar.

Melalui langkah tersebut, BPOM berharap angka penggunaan vape di kalangan anak dan remaja dapat ditekan sehingga risiko ketergantungan nikotin serta dampak kesehatan jangka panjang dapat diminimalkan.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
4 hari lalu

Apa Itu Etomidate, Narkoba yang Ada di Vape Jule? 

4 hari lalu

Polisi Tak Tetapkan Selebgram Jule Tersangka Vape Narkoba, Ini Alasannya

21 hari lalu

BPOM Dapat Tambahan Anggaran Rp509 Miliar untuk Pengawasan MBG

22 hari lalu

BNN Bongkar Penyelundupan 800 Kg Ketamin di Natuna Utara, Modus Baru Manfaatkan Vape

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal