Viral Dokter Muda Dipukuli, Prof Erlina Burhan: Koas Bukan Anak-Anak, Gak Perlu Libatkan Orang Tua! 

Muhammad Sukardi
Ilustrasi dokter koas. (Foto: Pexels)

Jadi, sambung Prof Erlina, sangat disayangkan terjadinya kekerasan terhadap koas seperti yang terjadi di Palembang.

"Para koas itu seharusnya mendapat dukungan, bukan perlakuan kasar," katanya.

"Maka sungguh ironis, di tengah tekanan yang berat, ada yang tega memukuli koas, ketua kelompok yang sudah mengorbankan waktu dan tenaga, menjalani rotasi dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab," sambung dia. 

Prof Erlina menyampaikan, "Sebagai sesama tenaga medis, kita seharusnya saling menjaga, saling mendukung, dan memperlihatkan empati satu sama lain. Sikap seperti ini akan jauh lebih bermanfaat daripada saling menyakiti."

Pendapat serupa datang juga dari praktisi kesehatan Dokter Dicky Budiman. Menurutnya, tindakan pemukulan kepada dokter muda sangat memprihatinkan.

Kejadian ini juga menggambarkan bahwa Lady, kata dr Dicky, kurang memahami etika profesional secara baik, karena melibatkan pihak luar dalam menjalankan tugasnya sebagai koas. 

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
1 hari lalu

Terungkap! Ini Alasan Sutradara C.L.A.Y. Pilih Agnez Mo, Puji Kedalaman Emosi

1 hari lalu

Kenapa Lagu The Hanging Tree dari The Hunger Games Identik dengan Simbol Perlawanan?

1 hari lalu

Lagu Perlawanan The Hunger Games Menggema di Tengah Kepungan Gas Air Mata Demo Prancis

1 hari lalu

Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Terbukti Aniaya Warga, Divonis 10 Bulan Penjara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal