Kisah yang viral tersebut bukan berarti ibuprofen merupakan obat yang harus dihindari oleh semua orang. Yang perlu diperhatikan adalah penggunaannya secara tepat.
Seseorang perlu lebih berhati-hati menggunakan NSAID ketika mengalami dehidrasi berat, memiliki gangguan ginjal, mengonsumsi obat tekanan darah tertentu seperti ACE inhibitor atau ARB, atau menggunakan NSAID dalam dosis tinggi maupun berulang.
Obat yang dapat dibeli tanpa resep pun tetap memiliki efek samping dan aturan penggunaan.
Karena itu, kebiasaan mengonsumsi obat pereda nyeri sebelum olahraga untuk sekadar mencegah pegal atau nyeri sebaiknya tidak dilakukan sembarangan.
Jika rasa nyeri selalu muncul setiap kali berolahraga, mencari tahu penyebabnya jauh lebih penting daripada terus-menerus menutupinya dengan obat.
Kisah pelari yang viral di media sosial ini pun memberikan pelajaran penting bahwa rajin berolahraga memang baik untuk kesehatan, tetapi tetap perlu memperhatikan kondisi tubuh dan penggunaan obat.
Bukan berarti lari berbahaya bagi ginjal. Justru, yang perlu diwaspadai adalah kombinasi faktor tertentu, seperti dehidrasi berat dan penggunaan obat NSAID secara tidak tepat.