Viral Pria Meninggal Dunia gegara Tidak Pernah Ganti Termos, Keracunan Logam! 

Muhammad Sukardi
Seorang pria meninggal akibat tidak pernah mengganti termosnya. (Foto: Freepik)

JAKARTA, iNews.id - Viral di media sosial kabar seorang pria meninggal dunia akibat tidak pernah mengganti termosnya selama 10 tahun. Pemicu kematian adalah keracunan logam. 

Menurut media lokal China Press, pria Taiwan itu terlalu cinta dengan termos kesayangannya. Sampai berkarat pun tetap dipakai dan berujung meninggal dunia. 

Sebelum meninggal, pria ini mengeluhkan tidak enak badan dan memutuskan pergi ke rumah sakit. Setelah menjalani sejumlah pemeriksaan, diketahui kalau kadar hemoglobin di bawah normal. Ginjalnya pun dinilai telah rusak. 

Tim medis mendiagnosis adanya zat beracun yang terakumulasi dalam tubuh akibat menggunakan termos dalam waktu yang lama. Pria itu meninggal akibat komplikasi pneumonia setelah didiagnosis keracunan logam berat

Sebagai informasi, para ahli menerangkan bahwa ketika bahan termos mengandung logam berat seperti timbal, logam itu akan bereaksi secara kimia dengan minuman panas atau asam, dan akhirnya menghasilkan zat beracun. 

Paparan logam berat secara terus menerus dapat menyebabkan kerusakan parah pada hati, fungsi ginjal, sistem saraf, dan sistem kekebalan tubuh. 

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
Health
9 bulan lalu

Waspada, Anemia Jadi Komplikasi Paling Umum Penyakit Ginjal Kronis

Health
9 bulan lalu

Kasus Gagal Ginjal Usia Muda Meningkat, Pembiayaan BPJS Naik Jadi Rp11 Triliun!

Health
1 tahun lalu

Heboh Maltodextrin Disebut sebagai Jenis Gula Penyebab Gagal Ginjal pada Anak, Cek Faktanya!

Health
1 tahun lalu

Makan Mi Instan Sehari 2 Kali, Remaja Ini Divonis Gagal Ginjal Kronis Stadium 5

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal