"Saat ini, BPOM masih melakukan penelusuran untuk pengambilan sampel dan pengujian. Informasinya akan disampaikan setelah hasil uji tersedia," demikian keterangan BPOM RI saat dikonfirmasi pada Jumat (30/10/2026).
Dengan demikian, angka yang beredar dalam dokumen pengujian mandiri tersebut belum dapat dijadikan kesimpulan resmi mengenai kandungan maupun keamanan produk. Hasil pemeriksaan BPOM masih dinantikan untuk memastikan apakah terdapat ketidaksesuaian antara komposisi, klaim, dan ketentuan penggunaan bahan tambahan pangan.
Sementara itu, pihak produsen telah mengumumkan penghentian sementara penjualan produk tersebut selama proses verifikasi berlangsung. Produsen juga menyatakan tengah berkoordinasi dengan mitra manufaktur untuk menelusuri formulasi, pengadaan bahan baku, hingga proses produksi.