Warning! Vape Terbukti Merusak Paru hingga Berisiko Sebabkan Diabetes

Binti Mufarida
Ilustrasi vape yang terbukti berbahaya bagi kesehatan. (Foto: Ilustrasi AI)

Temuan tersebut menunjukkan bahwa perhatian terhadap vape tidak hanya berkaitan dengan sistem pernapasan. Pankreas dan insulin juga menjadi bagian yang disorot karena memiliki peran penting dalam pengaturan kadar gula darah di dalam tubuh.

Insulin merupakan hormon yang membantu tubuh menggunakan glukosa sebagai sumber energi sekaligus menjaga kadar gula darah tetap terkendali. Sementara itu, pankreas merupakan organ yang memproduksi insulin.

Ketika produksi atau kerja insulin mengalami gangguan, kadar gula darah dapat meningkat. Jika berlangsung terus-menerus, kondisi tersebut dapat berkaitan dengan diabetes.

Meski demikian, angka yang disampaikan BRIN perlu dibaca sesuai konteks penelitian. Pernyataan 100 persen tersebut merujuk pada sampel pengguna vape yang diuji, bukan berarti seluruh pengguna vape di Indonesia dipastikan mengalami diabetes.

Begitu pula dengan angka 92 persen pada paru. Angka tersebut merupakan persentase dari sampel yang disebut Arif mengalami dampak pada paru-paru dalam pengujian BRIN.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
16 jam lalu

BRIN Ungkap Hasil Uji Vape: 100 Persen Pengguna Kena Diabetes, 92 Persen Paru-Paru

8 hari lalu

Selebgram Jule Ditangkap Polisi terkait Vape Narkoba, bakal Direhabilitasi

10 hari lalu

Bahaya Etomidate di Vape Narkoba, Fly Sebentar tapi Hormon Rusak!

10 hari lalu

Apa Itu Etomidate, Narkoba yang Ada di Vape Jule? 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal