Warning! Vape Terbukti Merusak Paru hingga Berisiko Sebabkan Diabetes

Binti Mufarida
Ilustrasi vape yang terbukti berbahaya bagi kesehatan. (Foto: Ilustrasi AI)

Arif menambahkan, jumlah pengguna vape saat ini telah mencapai lebih dari 4 juta orang berdasarkan laporan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN). Karena itu, menurut dia, dampak kesehatan penggunaan vape perlu menjadi perhatian.

Selain persoalan kesehatan, Arif menyebut vape juga berpotensi menjadi celah penyalahgunaan narkoba. Pemerintah pun akan melakukan kajian lebih lanjut dengan melibatkan sejumlah kementerian dan lembaga.

BRIN akan berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan, BNN, Kementerian Hukum, serta Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi. Hasil riset dan naskah akademik nantinya akan digunakan sebagai bahan dalam pembahasan regulasi terkait vape.

Bagi masyarakat, temuan tersebut menjadi pengingat bahwa penggunaan rokok elektrik tetap memiliki risiko kesehatan. Namun, hasil pemeriksaan medis pada seseorang tetap perlu dilakukan secara langsung oleh tenaga kesehatan dan tidak dapat ditentukan hanya berdasarkan kebiasaan menggunakan vape.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
16 jam lalu

BRIN Ungkap Hasil Uji Vape: 100 Persen Pengguna Kena Diabetes, 92 Persen Paru-Paru

8 hari lalu

Selebgram Jule Ditangkap Polisi terkait Vape Narkoba, bakal Direhabilitasi

10 hari lalu

Bahaya Etomidate di Vape Narkoba, Fly Sebentar tapi Hormon Rusak!

10 hari lalu

Apa Itu Etomidate, Narkoba yang Ada di Vape Jule? 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal