Hal yang menjadi perhatian peneliti adalah ketika ALTNV menginfeksi pasien secara bersamaan dengan Dabie bandavirus (DBV).
DBV merupakan penyebab SFTS, penyakit yang dapat menyebabkan demam berat, penurunan trombosit, gangguan organ hingga kematian. Penyakit tersebut telah lama dikenal di sejumlah wilayah Asia.
Dalam penelitian, terdapat 38 pasien yang mengalami koinfeksi ALTNV dan DBV.
Dibandingkan pasien yang hanya terinfeksi DBV, kelompok dengan koinfeksi mengalami lebih banyak masalah kesehatan, termasuk gejala pernapasan dan gangguan fungsi ginjal.
Sebanyak 7 dari 38 pasien koinfeksi meninggal dunia, atau sekitar 18,4 persen.
Namun, penting dicatat bahwa angka kematian tersebut terjadi pada pasien yang mengalami koinfeksi dua virus, bukan pada pasien yang hanya terinfeksi ALTNV.